KISAH PERJALANAN HIDUP
TOMI ADI SANJAYA
Teks ini Saya Tulis Pribadi Di Blogger Saya.Ditulis Pada Rabu 18 September 2021
Perkenalkan Nama Saya Tomi adi sanjaya,
insyaAllah untuk Area kec. Sreseh Sampang Sudah tidak asing dengan nama tersebut.
Saya Adalah Anak ke 4 Dari 5 bersaudara.
Kehidupan saya Sangatlah sederhana, Hidup Dengan Keluarga yang pas pasan. Dan Tanpa sosok seorang Ayah.
Saya Hanya Sebatas Anak Yatim yang ditinggal ayah sejak kecil Karna ayah saya kecelakaan.
Sedikit saya ulas kisah hidup saya Dari kecil.
Sejak itu,
Saya lahir Di Sampang pada tanggal 7 Februari 1999
Dengan penuh bahagia Ayah dan ibu saya, saya bisa lahir dengan selamat.
Ayah saya bekerja Berlayar Mengangkut kayu dari luar kota menggunakan Perahu besar. Dan Hasil kayu dikelola setelah sampai tujuan tertentu,
Saya Hidup bersama keluarga saya di (Dsn. Panyepen Ds.Labuhan Sreseh Sampang)
Singkat cerita, Setelah usia saya sudah 3 tahun. Kabar buruk menyelimuti keluarga saya.
Saat perahu bersandar, Dikabarkan Ayah Meninggal dunia karena Kecelakaan disaat memperbaiki Kabel Saat Bekerja Di Atas Perahu, (Kena Setrum) dan Nyawanya tidak tertolong.
Dan Saya Hidup Bersama ibu, kakak, dan adek saya yg Baru berusia 1 tahun
Semenjak ditinggalnya ayah. Hari demi hari Kehidupan keluargaku semakin Menipis perekonomiannya,
Dan Pada Akhirnya Melalui kesepakatan Saya dan kakak saya yg no 2 Dibesarkan / dirawat Oleh Saudara ibu saya yang berada di desa Sebelah (Taman Sreseh Sampang)
Tinggallah saya disana, Dan Saya mulai masuk sekolah Berangkat Dari Ds.taman
ITULAH CERITA HIDUP SAYA DISAAT MASIH KECIL
17 Tahun kemudian Hidup tanpa Seorang ayah.
Disaat itu sama masih duduk di bangku pendidikan SMA
Saya berfikir , "Saya gak punya ayah, Saya harus Menjadi anak yang Mandiri", Ucap Saya Dalah hati.
Setelah Saya Lulus SMA,
Saya berfikir Harus Cari pekerjaan, dibalik semua itu Saya menginginkan bekerja tanpa Harus Dengan Cara Merantau, karna masih ada ibu yang ingin selalu saya Ada Untuknya.
Tak lama kemudian timbullah di akal fikir saya INGIN MENJADI TUKANG TAMBAL BAN
Dan pada akhirnya Saya berprofesi sebagai Tukang Tambal Ban,
Selang hari demi hari, Hasilnya Hanya Cukup Untuk kebutuhan Sehari² . Tak lupa saya tetap selalu bersyukur.
Disaat itu, Ada salah satu Guru Sekolah Saya Sedang Menyampiri saya, ternyata Ban nya bocor.
Sambil saya Tambal bannya dan Guru saya Pun Berkata, "Kenapa Gak Kuliyah saja kamu nak" Ucap guru saya,
Saya menjawab, "Belom ada biaya Pak" (ucap sambil tersenyum)
Diemudian hari, saya Berfikir bahwa Saya sangat menginginkan Kuliyah.
Sambil Cari Pekerjaan Lain dan di Tambah Jadi Tukang Tambal ban. Saya Tetap tidak menyerah untuk cari biaya Daftar kuliyah Tanpa Sedikitpun minta ke Orang Tua.
Berkat pertolongan allah swt. Dan do'a² ibu saya, Saya bisa mengumpulkan biaya untuk daftar kuliyah. Pada tahun 2019
Keseharianku Sambil bekerja sambil kuliyah,
Dan Disaat itu Saya ikut Sepupu Saya Bekerja Sebagai Kameramen,
Lumayan Untuk Tambahan biaya SPP Dan Dikasih ke ibu.
Jelang 2 Tahun kemudia, Banyak hasil karya saya yang diminati oleh Orang², kemudia Saya Banyak Panggilan Dari Masyarakat Sekitar Untuk Mendokumentasikan Acara Mereka.
Dan Terciptalah SANJAYA PRODUCTION Sebagai Profesi Saya.
Dan Sampai Saat ini saya Aktif Dibidang MEDIA Public
Kisah nyata saya diatas itu hanya bersifat singkat
Jika ada yang ingin Bertanya dan ingin Cerita / Mendengatkan Curhat Saya .
Silahkan WA : 087744689505
Tak Usa Dustodus, MARI MENYAPA
=================================
NB : TOMI ADI SANJAYA
Riwayat Pendidikan
* TK AL MAS'UDIYAH
* MI AL MAS'UDIYAH
* MTS AL MAS'UDIYAH
* MA AL MAS'UDIYAH
Pengalaman Organisasi
* IPNU
* ANSOR
* BANSER
* PMII
* RACANA HAKA STIRUA
* IPSI
* LAZISNU
* LTN NU
Pernah Bekerja Di :
* PRATAMA PRODUCTION
* BPS KAB.SAMPANG
Galery




































Tidak ada komentar:
Posting Komentar